anarki bukan brutalitas
Anarkis Bukan Brutalitas
Kata ”Anarki” berasal dari bahasa yunani yang berarti tidak ada pemimpin
atau ketua.sehingga anarkisme berarti tidakm ada pimpinan,tidak adanya
pemerintahan.Epitomologi dari kata ini menandai hal yang khas dari
anarkisme: penolakan akan kebutuhan akan otoritas tersentral atau Negara
tunggal,satu-satunya bentuk yang kita kenal sampai pada saat ini.Stigma
Anarkis menurut media massa adalah sebuah perbuatan yang merusak atau
juga keadaan situasi yang kacau
Membicarakan tentang anarkisme sepertinya sulit menghindar dari sejumlah
nama besar yang dikenal dalam tradisi filsafat dan politik anarkisme
yakni : Pierre-Josep Prodhon,Mikhail Bakunin,Peter Kroponit,Max
Stiner,dan Leo Tlostoy.
Stereotipe Anarkisme di Indonesia merupakan suatu tindakan brutal dan
merusak membabi buta (vandalisme),memang anarkis di Indonesia lebih
mirip sebuah “brand” dari pada sebuah ide ataupun teori revolusioner
untuk menghadapi alienasi dari kehidupan serhari-hari.jikalau di
Negara-negar kapitalis liberal,anarkisme mendapatkan tempatnya di dalam
libelarisme modern,seperti para libertarian maupun
“anarco-cappies”(sebuah sebutan untuk kaum anarki yang mempercayai ide
kapitalistik tanpa negara),di Indonesia ,di dalam sumpek-munafik budaya
timur,anarkisme teradaptasi bahkan terdistorsi,bahkan
terkompromikan.Atau memang ini salah satu dari kelemahan teori anarkisme
sendiri? Sebegitu bebasnya dia,sehingga tidak dapat menyatakan dimana
dirinya berpijak.Anarkisme menjadi moderat. Dari yang
nasionalis,agamis,bahkan kapitalis dapat mengkalim dirinya
anarkisme.Siapa sih yang tidak dapat mengklaim anarkisme sebagai
miliknya? Bukankah untuk menentukan apa anarkisme itu sudah menjadi asas
yang dilarang anarkisme.Mengingat peranan anarkisme di Indonesia ini
masih terbatas hanya dalam simbol-simbol belaka..Budaya Punk /Hard Core
tidak dipungkiri merupakan salah-satu faktor utama dalam perkembangan
“ideology”ini.Kelompok-kelompok kecil seperti food not bombs,kolektif
pembajak kontra-kultura,peniti-pink,affinitas dan kelompok kecil lainya
yang mungkin mempraktekan anarkisme di dalam aktifitas kehidupan
sehari-hari mereka.Kaum anarkisme sendiri memang sering di gambarkan
oleh media sebagai kumpulan orang-orang yang brutal.Tidak semua
anarkisme itu berpenampilan serba hitam atau berpenampilan aneh seperti
Punk yang anti terhadap sesuatu yang mapan.Anarkisme adalah sebuah
ideology yang praksis (teori dan praktek),janganlah melihat orang dari
luarnya saja kalau berpenampilan brutal,dekil,dan kucel apakah benar ia
seorang pembuat onar ?



0 komentar:
Posting Komentar